BMW R NineT yang Siap Diolah Makin “Old School”

BMW Motorrad R NineT didesain beraura sepeda motor jadul yang keindahannya bukan hanya pada permukaan tetapi juga menyerap sampai ke detail. BMW seakan merancangnya sebagai kanvas kosong yang siap diolah jika pemiliknya mau memodifikasi dengan lebih banyak nuansa old school.


Febri Ardani/KompasOtomotif
Bagian buritan BMW R NineT mengerucut.
Bentuknya seperti kecebong, besar di haluan lalu mengecil di buritan. Mesin flat twin boxer 2-silinder menyembul keluar kanan dan kiri di rangka depan sebagai penanda identitas BMW. Di belakang lampu LED membuat tampilan mengerucut.
Bodi R NineT dibentuk di atas rangka tubular yang terdiri dari empat bagian, satu di depan dan sisanya di belakang. Bagian boncenger bisa dilepas, kalau biker mau berkendara sendirian. Secara sederhana komponennya dilekatkan menggunakan baut, bikin gampang dioprek pakai perkakas yang bisa dibawa biker.
Febri Ardani/KompasOtomotif
R NineT dilahirkan sebagai lambang 90 tahun BMW Motorrad berkecimpung dalam bisnis.
Dimensi roadster ini, panjang 2,22 m, lebar 0,89 m, dan tinggi 1,265 m. Tinggi jok 0,785 m, tidak terlampau jinjit buat biker setinggi 168 cm. Sekujur tubuhnya dibuat dari material baja dan alumunium, tidak ada elemen plastik. Tangkinya berkapasitas 18 L, cadangan 3 L.
R NineT tidak dilengkapi fitur traction control ataupun pengaturan mode berkendara dan elektrik pada suspensi. Pilihan ini mendekatkan secara emosional pengendara dengan motor.
Febri Ardani/KompasOtomotif
Suspensi “upside down” non-elektronik BMW R NineT.
Sebagai gantinya, R NineT memiliki suspensi depan upside down dari S1000RR namun non-elektronik. Di belakang single swing arm paralever khas BMW ditemani central spring strut yang bisa diatur manual.

Febri Ardani/KompasOtomotif
BMW R NineT didukung anti-lock braking system (ABS) dan rem cakram ganda yang dijepit rem Brembo dengan kaliper 4-piston.
Satu-satunya perangkat elektronik yaitu anti-lock braking system (ABS) yang sangat berguna buat pengereman moge seberat 222 kg ini.
Di depan, dua rem Brembo monoblock 4-piston masing-masing mengapit dua cakram berdiameter 320 mm. sementara di belakang, cakram tunggal 265 mm dijepit dua rem kaliper 2-piston. Masih di bagian belakang, estetika diperkuat dua knalpot bahan titanium dari Akrapovic.
Febri Ardani/KompasOtomotif
Mesin boxer 1.170cc BMW R NineT berpendingin udara.
Mesin menghasilkan tenaga 110 Nm dan torsi 119 Nm. Ada 6 pilihan transmisi yang tersedia buat mengakomodasi kecepatan yang diinginkan. Kecepatan maksimumnya di atas 200 kpj.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s