Uji Nyali Mengemudikan Formula di Silverstone

Di sela-sela Nissan GT Academy 2016, Oktober lalu, awak redaksi mendapat kesempatan menjajal Formula di Sirkuit Stowe di kawasan Silverstone, Northampton, Inggris. Tentunya mobil single seater yang dicoba bukan sekelas Formula1.

Secara desain, Formula Silverstone tidak serumit F1 atau bahkan GP2. Tampilannya lebih mirip seperti Formula BMW atau Formula4.

Kabinnya pun cukup sederhana. Setir balap konvensional formula bukan model quick release. Di ruang kaki ada 3 pedal seperti mobil umum, gas, rem dan kopling. Sementara tuas persneling ada di sebelah kanan.

Untuk penghasil tenaga menggunakan mesin Ford Duratec 1.6L bertenaga 140 tk. Dipadukan transmisi close ratio akselerasi 0 – 100 kpj diklaim bisa ditempuh dalam 4,3 detik. Performa tersebut hampir setara dengan akselerasi Nissan 370Z Nismo.
GT Academy
Awak redaksi diberi arahan sebelum “ngebut” menggunakan Formula Silverstone

Arahan

Sebelum mencoba, instruktur memberi pengarahan bagaimana mengoperasikan dan juga tata tertib “ngebut” di Sirkuit Stowe. Informasi yang diberikan juga termasuk tanda-tanda serta bendera.

Usai pengarahan teori, peserta diajak menuju mobil untuk melakukan persiapan. Sebelumnya peserta diwajibkan menggunakan jaket, helm dan sarung tangan.

Bagi pria tinggi 174 cm dengan bobot 80 kg, membutuhkan waktu untuk menemukan posisi nyaman di kabin. Jok tipis yang terbuat dari serat kaca bisa dimajumundurkan posisinya menyesuaikan dengan panjang kaki pengemudi. Setelah menemukan posisi pas, barulah sabuk keselamatan dipasang.

Instruktur kembali menjelaskan semua perangkat serta fungsi yang ada di kabin. Pengemudi juga diminta untuk mempraktikkan beberapa pengoperasian. Antara lain menyalakan mesin, mengoperasikan tuas persnelling dan hal yang harus dilakukan jika mesin tiba-tiba mati.

GT Academy
Instruktur mengawal peserta sebelum menggeber Formula Silverstone

Jika sudah jelas, peserta akan dipandu instruktur mengelilingi sirkuit menggunakan mobil selama 10 menit. Saat itulah peserta diminta untuk menhafalkan jalur balap yang benar dan beradaptasi dengan Formula Silverstone.

Entakan

Setelah menyelesaikan sesi pemanasan, peserta kembali masuk pit. Instruktur akan menanyakan kesiapan pengemudi. Begitu dirasa siap instruktur akan mempersilakan peserta masuk lintasan tanpa kawalan dan menguji nyali serta adrenalin.

Begitu keluar pit, pedal gas langsung dibejek hingga menyentuh 6.500 rpm untuk melakukan perpindahan gigi. Akselerasi yang dihasilkan cukup mengentak dan amat terasa g force-nya.

Di beberapa tikungan berbentuk setengah oval mobil bisa dibeger dengan posisi gigi 3. Pergeseran body belakang cukup terasa, apalagi ketika hendak menambah kecepatan.

GT Academy
Sensasi menyenangkan menggunakan Formula Silverstone

G-force kembali dirasakan cukup besar saat melakukan manuver. Terlebih saat memasuki tikungan menyerupai huruf S.

Daya cengkram terasa cukup baik jika mengikuti arahan dari instruktur. Sensasi balap single seater terasa mampu memacu adrenalin begitu cepat. Sesi selama 20 menit yang diberikan ternyata cukup membuat dehidrasi dan tubuh berkeringat. Kendati pada saat itu suhu menunjukkan 13 derajat celcius.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s